Kamu adalah satu diantara banyak hal yang selalu aku syukuri
Pernah mengenalmu membuatku paham arti mengasihi
Tak perlu banyak kata, tapi kamu selalu siap membasuh laraku
Terlalu banyak...
Terlalu banyak kalimat yang belum sempat ku katakan
Lidahku tercekat, kelu tak punya kuasa
Hingga habis waktu tentang kita
Kamu seperti cermin dari semesta yang selalu ingin ku jejaki
Kamu adalah rindu yang membuat setengah hatiku hilang daya
Aku disini melihat sisi terbaikmu
Katanya ikhsas itu hanya soal waktu, tapi bagiku ini perkara rumit
Aku yang tak pernah bisa menggapaimu, kini harus siap menyambutmu pergi
Tanpamu entah bagaimana nanti, tapi aku hanya akan bersedih secukupnya
Membiarkan pilu ini membiru sampai jadi debu
Lalu aku tak lagi ingat bagaimana caranya menghitung hari tanpamu
Komentar
Posting Komentar